Archive for June, 2006

Kejebak Rutinitas Euy!

Thursday, June 29th, 2006

Begitulah kondisi ana skrg kawan2ku. Sebuah rutinitas yang selalu menghampiri. Mulai dari hari Senin hingga Jum’at. Diawali dengan berteriak-teriaknya HPku ato HP kawan2ku dilab dipagi hari, seisi lab berhamburan menuju Masjid pagi itu, berjalan sambil mendekapi badan yang ditusuk hawa pagi yang dingin. Selepas Shubuh berjamaah, semua penghuni lab mulai sibuk dengan kesibukannya masing2, ada yg beres2 kasur, lanjut tidur, buka2 imel, bikin Milo sambil nonton TV, bikin tugas dan lain-lain.

Pagi itu ku ajak penghuni lain untuk olahraga pagi dengan memanaskan otot2 betis dan paha dengan berkeliling kampus. Sepi dan dingin menemani perjalanan kami. Setelah melewati 2 lap yang melelahkan…ku beristirahat dikostku yg pny sbutan kost sejuta umat(paling umatnya seribu doank kok.he2)…setelah peluh ini kering, kusambar handuk dan segera menyucikan kembali badan ini. Pukul setengah 7 sudah sekarang, dan segera bersiap utk brgkt, beruntung skrg ada kak yoyo yg mnjadi tmn sperjalananku setiap pagi. Tak lupa membeli bungkusan nasgor McDoen utk dimaem dikntr.

Bersama vespa tercinta, ku arungi jalanan dayeuhkolot-St Hall via Buahbatu, Karapitan dan Asia Afrika yang tentunya penuh kendaraan lain. Didepan gerbang sudah menunggu satpam dengan senyum tipis (yg setelah jam stngah 8, akan berubah jadi wajah garang kpd pegawai2 yg telat). mulailah bekerja perusahaan yg punya bisnis tranportasi diatas rel. Break kerja terjadi diwaktu dzuhur dan ashar. dimana selepas dzuhur dilanjutkan dengan prasmanan…mantap, prasmanan menu sundaan terus euy!

Pulang selepas ashar lansung menuju lab tercinta. Ngenet2 dikit lalu balik kekost sejuta umat utk mandi dan lanjut Sholat Magrhib dan isya…malamnya ke lab utk nonton TV dan tidur deh…Ya begitulah hari-hari dijalani mulai dari senin sampai Jum’at. Hari sabtu dan minggu adalah hari untuk istirahat dan belajar agama…

Ya begitulah kawan2ku, semua yang terjadi memang sudah ditakdirkan oleh Allah. Dan yakinlah bahwa hal itu adalah yang terbaik untuk kita. Yang penting bisa memanfaatkan waktu dengan sebaik-baiknya. Bagi yang akan menghadapai masa-masa pasca kampus. Ya persiapkanlah diri2 kawan semua, biar gak kaget sehingga jangan sampai saat kita mulai terjebak dengan rutinitas kerja lalu melupakan ibadah.

Semua udah Ada Bagiannya kok!

Thursday, June 29th, 2006

Disela2 kerjan kantor hari ini, kucoba sedikit meluangkan waktu untuk menulis lagi. Ya ini hari pertama kerja lagi diminggu ini. Ya setelah kmrn berjuang kembali untuk mencoba kesempatan mencari maisyah di perusahaan negara yg jualan minyak. Ya walaupun sekarang sudah mendapat kesempatan mencari maisyah diperusahaan negara yang jualan jasa naek kendaraan diatas rel, tapi kayaknya udah fitrah dari manusia utk mencoba mencari yg lebih baik. Semoga bukan kufur nikmat! Amin

Nah kembali ke topik utama diatas. Itulah sebuah representasi lain dari arti sebuah takdir. Jika kita melihat sebuah rumah, maka terlihat bahwa didalamnya terdiri dari banyak elemen, mulai dari genteng, tembok, lantai, jendela, dll. Tapi kadang kita tidak pernah memikirkan ato merenunginya seperti itu. Sama seperti nasib manusia, ada yang ditakdirkan sebagai pemimpin ada jg yang sebagai bawahan. Akan tetapi, saat ini semua orang seakan-akan lupa bahwa emang semua itu udah ada bagiannya.

Yang merasa diatas terus saja melihat keatas dan yg dibawah selalu merasa rendah dan diinjak-injak oleh yang diatas. Padahal Rosul mengajarkan kepada kita untuk untuk selalu menunduk melihat kebawah untuk urusan-urusan dunia sedangkan untuk urusan akhirat baru kita menengadah keatas. Maksudnya tadi itu adalah…saat menghadapi urusan-urusan dunia seperti harta dan kekuasaan banyak-banyaklah melihat kebawah. Tentunya hal ini seharusnya membuat kita semakin mensyukuri atas apa yang kita miliki dan dapatkan sekarang. Sehingga dapat meningkatkan ketakwaan kita.

Dan sebaliknya saat menghadapi urusan akhirat, kita harus melihat yg atas. Maksudnya kita harus mencontoh orang-orang yang kita rasa memiliki keimanan lebih dari kita. Sebab memang kita semua dituntut untuk berlomba-lomba dalam kebajikan, bukan berlomba-lomba dalam mengumpulkan harta. Nyok kita berlomba sejak sekarang.

Dalam masalah harta dan kekuasaan, sebenernya kebanyakan orang lebih mencari itu untuk dapat sebuah pengakuan dari masyarakat bahwa dia itu hebat ato dalam arti lain itu cuma masalah gengsi doank. Makanya klo acara-acara yang bersifat disaksikan orang banyak maka banyak juga yang akan mendaftar…ya seperti indonesia idol, AFI, ato apalah. kebanyakan sih, cuma mau nampang didepan umum biar terkenal. Ya nggak? Utk masalah uang ato kerjaan juga kebanyakan begitu. Cari kerja ditempat yg terkenal dan banyak uangnya, padahal belum tentu kerjaan itu uangnya dari hasil usaha yang halal. ya kayak diBank yang banyak bgt ribanya.

Tapi jarang orang itu mau terkenal untuk dipandang dimata Allah dan malaikat. Mau sih mungkin pada mau tapi usahanya kesana sepertinya justru semakin membuatnya jauh dari Allah. Bahkan dengan dalih ibadah atau dakwah untuk lagi-lagi terkenal didepan manusia. Padahal kan kita udah tau dari blog-blog sebelumnya bahwa nanti diakhirat, tidak ada yang bisa menyelamatkan kita selain Allah. Bahkan biarpun dikenal banyak orang didunia, nanti disana kita gak akan pernah kepikiran untuk ngurus orang lain.

Memang manusia diciptakan dalam keadaan yang selalu berkeluh kesah. Dimana, yang kaya merasa kok kayaknya masih kurang dan yang miskin merasa kok hidup gini-gini aja, gak bisa ngapa-ngapain. Juga banyak yg mengunakan dalil bahwa dulu nabi juga berdagang, trus kita sibuk berdagang atau bekerja terus. tapi kan kita juga tau bahwa nabi itu berjualan ato bekerja sebelum menjadi nabi, tapi setelah diangkat jadi Rosul ya sibuk berdakwah dan hidup dari harta rampasan perang. Ya jangan sampai kita ambil enaknya aja dgn melupakan yang lain. Tapi bukan berarti kita harus miskin, ya nggak donk. Dulu kan juga banyak sahabat nabi yang kaya, dan justru sahabat-sahabat ini yg menjadi penopang dakwah. dimana tidak segan-segan mengeluarkan kekayaannya untuk agama Allah. dan nabi membiarkannya, berarti kaya boleh tapiii uangnya bisa berguna dan bertanggung jawab.

Ya untuk kawan-kawan yang masih selalu merasa kurang dalam hidup ini…ada satu jawaban Allah yg sangat nusuk ke hati lho, coba deh liat ayat yang selalu diulang-ulang disurat Arrahman. Allah mengatakan apakah nikmat yang engkau sangsikan! Walaupun itu berupa pertanyaan, tetapi seharusnya hal itu bisa membuat hati ini seharusnya runtuh…Seharusnya dalam kondisi apapun, kita tetap orang paling bahagia karena memang nikmat Allah selalu hadir dari mulai bangun tidur ampe besok bangun tidur lagi dan terus menerus selama masih hidup didunia. Udah deh kawanku semua, kurangilah bekeluh kesah….Masih banyak yg mungkin lebih kurang dari keadaan kita semua…

Mari sibukan diri kita dengan bersyukur kepada-Nya dengan banyak-banyak dan berlomba-lomba dalam kebajikan. Untuk selalu melihat kebawah lagi, biar bisa lebih mengingat atas nikmat-nikmat yang kita dapat.

Bencana Alam dan Bencana Pendidikan!

Friday, June 23rd, 2006

    Wah sepertinya ana udah mulai keranjingan untuk menulis blog euy! Tapi mudah2an gak apa2, coz kadang2 saat meng-coding gak mute ya susah juga mengerjakannya…semoga setelah menulis ini membuat semangat lagi utk ngoding…^_^ walaupun sekarang udah akhir minggu…mo nya istirahat euy, setelah seminggu berkerja…
    Bencana demi bencana di tahun 2006 ini semakin melengkapi cobaan yg menimpa bangsaku ini. Tapi inilah hidup, penuh perjuangan, jatuh dan bangun biasa. Diawali dengan persiapan dari sahabat2 kita dari daerah Yogya, Klaten, Boyolali dan Magelang dalam menghadapi adanya siklus dari gunung merapi yang keaktifannya semakin bertambah. Tapi heran juga ya, ternyata memang Allah ini Maha Besar, walaupun daerah itu termasuk selalu terancam akan adanya gunung berapi ini, tetapi setiap selesai aktif warga kembali bisa menikmati kesuburan tanah disana. Warga yg sudah mengungsi selalu balik lagi kesana.
    Persiapan dari rekan2 pemerintah juga cukup baik dengan mempersiapkan jalur2 pengungsian dan pos2 pengungsi…kayaknya baru kali ini persiapan bencana dilakukan dengan sangat baik. Salut buat pemerintah, walaupun banyak kekurangan disana-sini tapi wajar lah..daripada gak ada persiapan sama sekali. Diawali dengan keogah2an warga untuk diungsikan mewarnai hari2 awal penanggulangan bencana…ada yang katanya gak enak di pengungsian yg kerjaannya cuma bengong2 aja hingga statemen dari mbah marijan yg menyatakan merapi aman2 aja, bahkan desanya gak akan kena…Masya Allah, hati2 jangan sampe mendahului Allah dalam menentukan takdir…
    Eh, belum selesai penanganan pengungsi yg selalu bolak-balik kampungnya dan pos pengungsian…Allah menguji kembali Daerah Yogyakarta dengan Gempa yang dahsyat…Bantul rata dengan tanah serta daerah2 sekitarnya rumah rusak2, Semoga Allah memberikan tempat yang layak disisi-Nya bagi para korban dan memberikan ketabahan bagi korban2 yang ditinggalkan. Yang tadinya mata tertuju ke Merapi berpindah ke Yogyakarta. Seluruh Indonesia berkabung dan berlomba2 mencari dana kemanusiaan bagi mereka korban2.
    Diberbagai kota, diberbagai persimpangan jalan, diberbagai kantor dan instansi berlomba2 utk mengumpulkan dana…Semoga dana2 ini tersalurkan dengan tepat. Amin. Diberbagai desa yg terkena Gempa, orang2 berebut utk mengambil bantuan, bahkan yang bukan hak-nya pun diambil. Masya Allah, dahulu dijaman rosul, Saat sehabis perang ada sahabat1 yg merintih minta minum, saat mau diberi minum, sahabat yg lain ada yg merintih mnt air jg, dia tangguhkan minumnya dan disuruh ke pemberi minum, kasihkan ke sahabat2 yg merintih tadi, saat mau minum ada lagi sahabat yg merintih dan begitu selanjutnya sampai akhirnya mereka bertiga syahid bersama. Subhanallah. Itulah persahabatan yang dilandasi cinta kepada Allah. Biarpun nyawa sudah dikerongkongan, tetap memikirkan nasib saudaranya.
    Alhamdulillah sekarang penanganannya sudah semakin baik, semoga Yogya cepat kembali pulih dan siap menampung kembali adik2 kami yang baru saja lulus UN. Semoga bangsa ini semakin baik dengan generasi2 baru yang mudah2an lebih baik lagi. Belum selesai penanganan korban gempa, pejabat merapi menurunkan status merapi menjadi Waspada…Tapi Allah punya takdir lain terhadap merapi, yang sebelumnya diklaim bahwa aktifitas merapi semakin menurun dan adanya statemen bahwa merapi aman2 saja tadi…seakan2 Allah menampakkan sedikit saja kekuasaan-Nya. Kubah lava yang selama ini melindungi beberapa daerah disekitar merapi ambruk sehari setelah penurunan status itu. Bahkan wedhus Gembel yang dulu jarak jangkaunya dibawah 5 km semakin panjang lagi…bahkan hingga perumahan penduduk. Juru Kunci (Emang merapi itu pintu ato komplek pekuburan ya!Masya Allah, berlebihan sekali) Merapi pun serta-merta menghilang dari hadapan para wartawan.
    Bahkan dengan kemampuan yg lebih dahsyat ini, wedhus gembel memakan korban dengan mengubur 2 orang sukarelawan pengawas merapi yang terjebak didalam Bunker yg diperkirakan panas didalamnya mencapai 100 derajat…Semoga Allah memberikan tempat yang layak bagi sukarelawan yg meninggal dalam tugas ini…Akhirnya warga semakin terbuka matanya dari kejadian ini. dan mau diungsikan dengan mudah…
    Belum mereda longsoran lava merapi, disidoarjo bencana lumpur panas kembali menimpa warga sidoarjo bahkan hampir memutuskan jalan tol Surabaya-Gempol ini…Kemacetan terjadi dijalur Surabaya ke arah barat…Kembali sahabat2 kita di Jatim merasakan cobaan…Berbagai cara dicoba tapi hasilnya masih nihil, pemerintah mendesak PT Lapindo sebagai operator gas utk melakukan langkah2 konkrit dan bertanggung jawab…perusahaan yg masuk grup bakrie ini pun bagai kebakaran jenggot…Semoga bukan jenggot saya..hehehe..lalu banjir bandang terjadi di sinjai (bukan daerah diindia lho) Sulawesi selatan…entah apalagi esok…
    Terakhir, setelah UN utk siswa SMA diumumkan, walaupun terjadi peningkatan dari sisi tingkat kelulusan…tetapi dengan berita di mass media dan televisi yang booming maka yang sedikit tidak lulus ini menjadi masalah yg besar…Negara disalahkan dan cacimaki bahwa mosok hanya dgn UN saja penentu kelulusan…bahkan ada siswa yg udah lolos PMDK juga ikut tidak lulus UN dan mereka menyatakan masak PTN saja menerima saya kok UN saya tidak lulus…ingatlah satu hal adik2ku, saat kita tertimpa suatu masalah, beristigfarlah mungkin saja Allah memang sudah menetapkan jalan seperti ini dan introspeksi dirilah atas apa yg terjadi…walaupun adik2 mengklaim jawaban betul semua, saat Allah menetapkan lain ya apa daya, itulah Takdir…Hidup belum berakhir saat anda tidak lulus sekolah…
    Ana fikir saat pasti semua pihak sudah mempersiapkan ini dengan baik, sistem apapun yg dipakai akan baik. Saat guru mempersiapkan murid2nya dengan baik maka yakin deh siswa bisa kok ngerjain UN dgn baik, ada sekolah dikota kelahiranku yang setiap paginya gurunya harus dtg sblm jam 6 pagi hanya utk memberikan pelajaran tambahan utk murid2 kelas 3 nya…Diakhir tahun mereka memperoleh hasilnya…Semua muridnya lulus UN…setelah murid2 itu lulus tidak ada penghargaan berupa uang atau apapun dari pemerintah…beda dengan yg kawan2 yg diperusahaan besar seperti Tsel…yg klo suatu divisi memenuhi target bakal diganjar bonus…didunia pendidikan tidak ada yg seperti itu…Ini seperti benang kusut, dimana pemerintah sendiri tidak pernah memberikan perhatian yg serius kepada pada guru…padahal merekalah yg telah membuat orang2 pintar diseluruh penjuru negeri…
    Mari kita syukuri…bahwa apa yg kita dapat sekarang ternyata jauh lebih baik dari orang2 lain disekitar kita…disaat didaerah lain masih ditenda2 pengungsian…kita masih bisa tidur nyenyak dikasur…disaat ibu2-bapak2 guru kita harus bangun pagi, sholat lalu pergi ke sekolah…kita masih bisa tidur sejenak atao bahkan baru bangun jam 7 pagi…Semua sudah punya jalan masing2 yg sudah ditentukan tapi kita tidak pernah tau seperti apa jalan itu, makanya kita hanya disuruh utk ber-ikhtiar lalu serahkan semuanya kepada Allah semata…Mari syukuri apa yang sudah kita trima saat ini…dan doakan semoga sahabat2 kita ditempat lain diberi kekuatan dan perlindungan dari Allah…

Wallahu’alam bisoab

Mohon maaf atas salah2 kata…

Ada gak ya PT. SUPER?

Friday, June 23rd, 2006

    Pertanyaan ini muncul, ketika setelah diri ini masuk ke fase sgb job seeker. Dahulu berfikir saat masih mahasiswa, dengan modal IP tinggi bakalan gampang masuk kantor mana2 dengan mudah…ternyata semua diluar perkiraan. Ya makanya kepikiran…ada gak ya perusahaan yg menerima pegawai utk IPK yg tinggi2…hah itu hanya khayalan semata. Sepertinya perjuangan selama 3,5 th dikampus diinjak2 sama orang2 HRD…(maap buat mas/mba2 dr HRD)
Semoga diatas bukan sebuah kesombongan hati…Astagfirullah! tapi ternyata Allah memberikan sebuah pelajaran yg amat berharga…seakan2 kesombongan itu runtuh saat menyadari bahwa ngapain sih kok urusan dunia aja dibikin pusing dan susah…ya itu dia, setelah menyimak tafsir Al-Haqqoh bagaimana harta dan kekuasaan saat hidup tiada berguna menyelamatkan diri kita dari api neraka…(penjelasan di blog sebelumnya)
    Makanya ana baru sadar…knp salah seorang masku selalu minta satu doa dari rekan2 yg lain..yaitu "Doain ane masuk surga ya!" Sebab memang seorang manusia bisa selamat dari api neraka alias masuk surga ya karena ridho Allah semata…walaupun ibadah banyak, tapi Allah gak ridho akan ibadah itu ya percumah aja…makanya nanti di yaumul akhir, yg pertama masuk surga ya umatnya nabi Muhammad karena memang Allah hanya ridho kepada Dien ini.
    Kembali ke masalah kerjaan tadi, ternyata sahabat semua gak perlu khawatir dan iri akan datangnya rizki terhadap seseorang…karena semua sudah diatur. Dan Allah hanya menyuruh kita utk ikhtiar dan setelah itu serahkan semuanya kepada Allah…Kaya harta bukan menjadi patokan dihadapan Allah akan tingkat keimanan seseorang…Lalu terakhir, setelah apa yg didapatkan, jika dianggap baik ya bersyukur, jika dianggap kurang baik ya istigfar dan mungkin ini yang terbaik dari-Nya. Ingatlah sahabat semua, bahwa apa yg kita pandang baik belum tentu baik dihadapan Allah dan begitu pula sebaliknya.
    Untuk masalah bersyukur inilah yg mungkin masih banyak dari kita yg lupa atau khilaf. Saat harta dan kekuasaan dihadapkan kepadanya…bukannya bersyukur atas nikmat itu dan istigfar atas kekuasaan(amanah) yg didapat malah sebaliknya…kadang kita terlena dgn yg enak2 dari dunia ini dan tidak amanah atas kekuasaan yg diberikan…mungkin hal itu yg membuat knapa dunia ini perbedaan antara kaya dan miskin jauh lalu korupsi dimana2…Yang kaya gak mau berbagi dengan yg miskin…yang punya kuasa menginjak2 yg lemah…Masya Allah, jauh berbeda dari jaman sahabat yg semuanya berfikir utk bagaimana berlomba2 dalam kebajikan…
    Kapankah dien ini kembali menyinari dunia ini dengan lebih terang? bukankah dulu saat jaman kekhilafahan sinarnya menerangi 2/3 dunia…dan akhirnya sekarang, apa yg bisa kita berikan kepada dien ini, bukan justru terhanyut dengan kenikmatan dunia…Eh sahabatku, tau gak sih kenikmatan yg ada diseluruh alam semesta ini gak ada seujung kukunya dari kenikmatan surga…So masihkah kita hanya mengharapkan kenikmatan dunia??Tanya kedalam hati sahabat masing2…
    Mari kita penuhi kembali sudut2 masjid saat waktu sholat berjamaah…mari kita isi kekosongan hati ini dengan alunan ayat2-Nya…mari kita isi memory kosong dikepala ini dengan hafalan surat2 Al-Qur’an…mari kita kosongkan sejenak perut2 kita utk sedikit mengingat bagaimana laparnya orang miskin…mari kita keluarkan hak2 orang lain dari dompet2/tabungan kita…mari kita gapai ridho Illahi…
    Eh, kita break dulu ya…mo kerja lagi neh…diiringi suara bel lokomotif yg berderu…mari mulai bertebaran didunia utk menggapai ridhonya…

Ii Takut! Ayo Merenung Sejenak…(Part 1)

Friday, June 16th, 2006

Assalamu’alaikum
    Setelah sekian lama ana gak pernah ngisi blog…ya sekarang dikit2 deh mulai nulis lagi…semoga bermanfaat. Hari ini ana mendapat ilmu baru dari ustad…hari ini mengenai tafsir dari surat Al-Haqqah dari ayat 25-52…Dari judulnya aja harusnya bagi orang yg beriman ya udah takut dulu bahkan saat menbaca surat ini sebaiknya sambil merenungi dan bisa nangis deh…
    Saat dijelaskan oleh ustad, wajah ini hanya bisa menunduk sambil membayangkan bagaimana klo hal itu (kiamat .red) terjadi  pada diri ini. Klo bisa sih antum yg membaca blogs ini sambil membaca Qur’an terjemahan. Dimulai dengan ayat 25  dimana dijelaskan bahwa saat orang diberi kitab amalnya dari tangan kiri maka dia akan berkata "alangkah baiknya jika kitab ini tidak diberikan kepadaku"….hal ini tentunya bertolak belakang dengan orang yg menerima kitab amalnya dari tangan kanan, yg dia kan merasa yakin bahwa dia akan mendapat surga yg didalamnya ada buah2an dan makanan dan minuman yg sedap didapat dari amal2nya selama ini(19-24)…sedangkan orang yg celaka tadi tidak tahu hisab apa yang akan terjadi pada dirinya(26). Ibaratnya orang yg merasa udah tau bakal diazab, tentunya dia gak mau ngebayangin kyk apa nantinya dia diazab!
    Nah setelah itu diayat 27 dijelaskan lagi klo orang tadi juga bilang "kalau saja kematian itulah yg menyelesaikan segala sesuatu"…menurut tafsirnya, knp sih org itu ngomong kyk gitu karena saat dihari pembalasan diperlihatkan balasan2 bagi binatang didunia, contohnya: saat didunia harimau memangsa kijang, maka disana gantian kijang yg menanduk harimau sampai mati…setelah itu kedua binatang itu lebur menjadi tanah…dan mereka menginginkan hisabnya seperti itu. Lalu mereka juga berkata hartaku sekali-kali tidak memberi manfaat kepadaku dan telah hilang kekuasaan dariku(28-29)…dari situ bisa kita lihat bahwa harta dan kekuasaan yang kita punya selama ini didunia tidak akan berpengaruh apa2 saat harta itu memang hanya utk dunia aja…hal ini juga jadi pengingat bagi diriku ini khususnya dan masing2 dari kita semua umumnya karena seharusnya saat kita punya harta banyak dan kekuasaan yg besar kok justru kita semakin jauh dari Allah…Sampai sholat ke masjid malas, tilawah kelupaan, lupa zakat, dll … dan ngejer dunia terus…ingatlah kawan2ku semua, saat kita diberi harta dan kuasa ya bersyukur dan justru harusnya kita juga perlu istigfar dan was2 karena bisa jadi ini juga merupakan ujian bagi kita.Pokoke kawan2ku jgn ampe tertipu ye ama nikmat dunia…ya klo antum2 ngeliat ana mulai2 berubah ingetin ana juga ya…Inget juga sahabat, bahwa orang dibangkitkan diakhirat dgn bertelanjang tubuh dan gak ada satupun harta atau kuasa yg melekat pada kita…boro2 mo mikirin istri, anak, ortu, ato sapa lah…yg ada juga cuma mikir diri mreka sendiri2.
    Lalu Allahpun memerintahkan malaikat untuk memegang orang tersebut dan membelenggunya(30). setelah itu memerintahkan untuk dimasukan kedalam neraka yg didalamnya ada api yg menyala2(31)…sahabat semua bisa membayangkan bagaimana sakitnya kan?? padahal disana itu kita aja gak bisa apa krn memang kita gak punya kuasa apapun disana. tapi ama Allah orang2 itu disuruh tetep dibelenggu, gak kebayang kan susah dan gak enaknya…nah lalu di ayat 32 dijelaskan belenggunya kayak apa sih…ternyata dibelenggu dgn rantai yg panjangnya 70 hasta(kira2 35 meter)…bisa dibayangkan kan gimana sakitnya…tapi inget sahabat2ku,apapun yg kita byangkan saat didunia tidak akan lebih dari yg terjadi sebenarnya disana…
    Lalu Allah kembali menjelaskan kenapa sih orang itu sampe kayak gitu…pertama karena dia dulu tidak beriman kepada Allah Yang Maha Besar(33) lalu dia juga tidak mendorong (org lain) utk memberi makan org miskin (34)…so ibrohnya ternyata pertama kali bagi kita utk terhindar dari itu semua ya iman kpd Allah..tentunya dengan mengikuti perintahnya dan menjauhi larangannya…lalu ada kewajiban bagi kita untuk membantu sesama dan mengajak org lain juga untuk sama2 membantu sesama(dakwah), dlm ayat tadi yg dijelaskan ya dengan memberi makan org miskin…
    Lalu dijelaskan juga Maka tidak ada seorangpun teman baginya pada hari ini disini(35)…hiks2 disana boro2 nyari2 tmn yg ada semua sibuk mikirin dirinya menghadapi hisab dari Allah…juga tidak ada makanan sedikitpun (baginya) kecuali dari darah dan nanah(36) diayat lain dijelaskan bahwa makanan disana juga air yg mendidih, yg klo diminum rontok semua usus…masyaAllah, sebegitu berat siksaan Allah…Dan Allah menegaskan kembali bahwa tidak ada yg memakannya kecuali orang2 yg berdosa(37) dan juga Allah bersumpah atas apa yg kita lihat maupun yg tidak kita lihat(38-39)
    So intinya dari surat ini, betapa Allah sangat sayang dengan kita umat Islam…Sejak di dunia sudah diberi tahu tentang kejadian2 yg akan terjadi masa datang…sebab agama yg diridhoi-Nya hanya Islam ini…bagi kita semua ini menjadi peringatan yg nyata bagi kita utk tdk mundur atau bahkan jauh dari jalan Islam ini…Mari kita isi kembali hari2 kita dengan Sholat Berjamaah dimasjid(bagi pria), tilawah, infak dan sodakoh, puasa, dll.pokoke semua amalan yg bisa menyelamatkan kita diYaumul Akhir nanti…Inget juga sahabatku, bahwa seseorang bisa masuk surga itu hanya karena ridho Allah semata…makanya sejak sekarang mari kita tunjukan kepada Allah ketaatan kita…Nah tentunya semua itu juga udah ada syariatnya kan dan hal itu diatur di Al-Qur’an dan Hadist…insya Allah utk selanjutkan akan coba ana tulis ulasan tt Qur’an yg memang tiada keingkaran didalamnya…Ditunggu ya!! Wallahu’alam bisoab..
    Ana mengharapkan sahabat2 semua bisa merenunginya sejenak dan boleh kirim2 komentar klo mo koreksi2 ato mungkin mengingatkan diri ana. Yg Benar hanya milik Allah semata dan kesalahan bersumber dari diri ana pribadi…ana beristigfar dan mohon maaf atas salah2 kata…
Wassalam